Langsung ke konten utama

Postingan

Jumpa malam itu

Kaos lusuh abu abu.  Celana pendek, tidak ketinggalan kacamata khas mu juga jam di tangan kirimu dan 3 buah gelang andalanmu.  Kamu tidak terlalu tinggi, tapi melebihi aku. Kita sama sama berjalan dengan cepat. Kurasa makan malam tadi indah dan menyenangkan.  Oia, jangan menyuapi aku seperti tadi jika hanya ingin menggodaku.  Aku bisa lebih kejam dalam urusan goda menggoda.  Aku melihat semuanya di matamu tadi malam. Belum ada aku, sepertinya. Tapi tetap saja.. matamu sungguh indah.  Aku ingin kelak, jika kamu benar bisa aku miliki, jangan pernah walau sekali saja memberikan sorot mata seperti itu kepada perempuan lain. Aku yakin itu akan membuat mereka jatuh cinta begitu mudahnya kepadamu.  Kelak? Hahahahahahaha  Entah bisa atau tidak.  Terimakasih untuk membawa tawa.  Membawa sorot mata yang lagi lagi aku lumpuh tak berdaya di buatnya.  Kamu amat mahir meluluhlantahkan perasaan. Kumohon jangan pat...

Bagaimana bisa

Bagaimana bisa rindu telah datang padahal bertemupun tidak pernah terwujudkan sebelumnya? Bagaimana bisa senyum tersirat manakala sedikit harapanpun tidak pernah dia berikan? Bagaimana bisa degupan jantung sangat tak tertahankan padahal satu pelukan pun tidak pernah dilakukan? Bagaimana bisa jemari begitu menginginkan untuk berkait dengan jemarinya, padahal berjabat tanganpun hanya sekali di lakukan? Bagaimana bisa senyum berkembang hanya dengan mendapatkan pesan singkat yang berbalas cepat? Bagaimana bisa aku jelaskan tentang kamu yang bahkan aku tak tau sedikitpun tentang kamu? Bagaimana bisa namamu menjadi favourite di barisan aplikasi percakapanku? Entah bagaimana bisa.

Batman vs Superman

Film yang super duper di tunggu2 kaula muda pecinta hero2an. Anak2 sok gaul yang nonton cuma buat update activity di socmed. Biar bisa upload2 di socmed. Akhirnya hari ini keluar juga.. Satu studio penuh ampe barisan paling nawah. Untuk ceritanya menurut gw sih standar ya. Gak ada yang menarik. Full of drama dan super duper ngayal tingkat dewa. Dari dulu gw selalu beranggapan masyarakat di film superman itu tolol hin pecak. Masa gak bisa bedain si clark jadi wartawan sama pas jadi superman?? Segitu berbeda secara signifikankah?? Kemon meeennn bedanya cuma di kacamata ama pomadenya doang!!! Masa gak ada yang nyadar? Wtf Oia, setengah jam pertama gw coba dengan tegar melototin layar. Eh satu jam berikutnya tidur dengan cantik. Selatah itu bangun dan bertanya2 dalam sanubari apa aja yang telah terjadi ampe pelem kelar. Segitu membosankan sekali di awal2 film. Yah. Seenggaknya gak penasaran lagi. Nilai 6.8 dari 10.0 lah buat film ini.

Terserah

Huff..  Kenapa kamu senang sekali untuk kembali kemudian menghilang lagi? Tidak bisakah sedikit bersantai dan melupakan segala perbedaan yang ada? Tidak usah memikirkan jalan kita di depan. Karna sudah aku pastikan tidak akan semudah apa yang kita bayangkan.  Aku tidak akan menjanjikan apapun. Karna sungguh akupun tak yakin kita akan berjuang bersama sampai akhir ketika aku menjanjikan diri untuk tetap denganmu. Aku lelah memohon. Sungguh..  Singgahlah semaumu, jika masih ingin berlalu lagi.. terserah.  Lakukanlah sesukamu.

Sepele tapi fatal

Banyak banget hal2 yang keliru tapi di biaran dan diteriama begitu saja.  Seperti....  Toge goreng. Seharusnya mengandung unsur goreng. Tapi peecayalah.. itu di REBUS. Orang2 sudah terbiasa, sudah nyaman. Entah ya.. mungkin ini bukan masalah besar bagi mereka. Tapi bagi gw, sangatlah mengganggu. Jadinya pas gw beli toge goreng, gw cuma bilang "bang beli toge tebusnya 1" walaupun gw gak bisa mengubah dunia dan kebiasaan orang banyak, setidaknya gw gak keliru melakukan sesuatu.  Juga hal sepele seperti gak mau geser pantat di angkot juga menurut gw sangat2 menyebalkan. Rasanya pengen gw sambit tuh pantat orang yang gak mau geser. Apakah mereka gak sadar, di setiap inchi jok angkot yang mereka duduki juga terdapat hak orang lain. Mereka yang gak mau geser di angkot adalah orang yang serakah dan jahat.  Juga, orang yang tidak/salah menyalakan lampu send. Mereka yang seperti ini adalah orang2 yang tidak memperdulikan orang lain, orang yang egois.  ...