Langsung ke konten utama

Sabtu bersama Bapak

Setelah hampir.... hmm berapa lama ya? 1 atau 2 tahun atau bahkan lebih gak nonton film Indonesia di bioskop, akhirnya malem ini pecah telor juga.
Minggu ini pilihan film gw jatuh kepada film Indonesia yang judule "Sabtu Bersama Bapak".
Ini kan abis musim2 liburan lebaran, tapi masih masa liburan sekolah sih dan menurut kebijakan pemerintah, bioskop2 di Indonesia diwajibkan untuk menayangkam film lokal demi mensukseskan perfileman Indonesia. Dari jejeran judul film Indonesia yang paling menarik perhatian gw ya film ini. Disamping novelnya bagus (katanya) film ini juga diperankan oleh aktris dan aktor ternama Indonesia kaya Acha Septriasa, Abimana (yaampyun bagi atu yang kek gini boleh gak?) Juga Arifin Putra dan kawan2.
Sebenernya juga, gw nonton ini karna si doi bilang film nya bagus karena ceritanya beda kek film Indonesia pada umumnya dan emang gak ada film lain yang mendingan menurut gw. Jadiiii hayu lah nonton.

Dikarenakan mall favorite alias Taman Anggrek bioskopnya kaga nayangin film ini, jadinya kami memutuskan untuk nonton di sensi dan sambil nunggu filmnya mulai, kami makan dan berburu pokemon dulu di sana. Btw, dapet banyak pokemon monster dan banyak juga pokestop lho di sana...

Film garapan Monty Tiwa ini menurut gw.. hmm gimana ya. Ada scene yang gw sempet terbawa emosi, tapi langsung di jatohin sama beberapa peran yang kagaaaa bisa ekting sama sekali. Juga gw ampe sekarang masih bertanya2 kenapa si produser milih 2 anak yang kaga ada mirip2nya sama si Acha atawa Arifin. Kagaaaaa ada seitilpun mirip2nya. Udah gitu mereka kaga bisa ekting pula. Buset dah bikin kesel. Jangan2 tuh bocah 2, bocah titipan, anak produser.  Kan sempak....

Jadi di filmnya itu di ambil di 2 tempat. Indonesia dan Prancis. Nah, entah di kejar2 waktu karna budget terbatas atau apah, cameo yang pas di Prancis kaga ada yang bisa ekting satupun. Mulai dari penculiknya, temen kantor lakinya, polisinya, mba2 yang di titipin anaknya. Ah Semuanya pokoknya. Kaya gak ada proses casting pas di sananya.

Juga menurut gw, ekting Deva Mahendra di sana masih kebawa banget perannya sebagai Bastian di Tetangga Masa Gitu. Mirip. Abiez!

So, cuma 6,4/10 yang bisa gw berikan buat film ini.
Itupun kebantu sama sound effects yang bagus banget,  jadi penonton rada kebawa emosionalnya, lumayan terenyuh lah, juga ekting Acha yang lumayan bagus juga.


Untuk ukuran film Indonesia, film ini yaaaa.. boleh lah di tonton bersama keluarga dan orang2 tersayang kalian. Biar tau arti dari kehadiran seseorang yang kalian cintai dan mencintai kalian.


Satu kalimat yang paling gw suka dari film itu:

Memangnya ada kata di kamus yang melebihi kata "rindu"?.

Kalo gw boleh jawab, gw gak akan jawab "tidak ada" tapi..

"Ada.. kamu dan kita"

Selamat malam!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

17 feb 2017

Ijinkan aku untuk berpuisi, sekedar membuat barisan kata kata perwakilan isi hati. Ijinkan aku sendiri, sejenak saja tanpa tatapan buruan khas-mu yang selalu berhasil memangsaku. Ijinkan aku untuk menangis terisak isaknya, bersedih sesedih sedihnya lalu aku akan tertawa kembali karna ceriamu. Ijinkan aku bercerita tentang aku dan duniaku yang mungkin membosankan bagimu. Ijinkan aku sekedar menyapa teman lamaku, atau sekedar membalas sapaannya dan membagi kebahagiaan dengan mereka. Ijinkan aku menjadi diriku sendiri, yang selalu tampak ceria namun senang menyendiri, berkata kasar namun tidak berhati dengki 17 feb 2017

aku masih abu

Sore ini turun hujan. sudah sekian lama hujan tidak turun belakangan waktu ini. hujan, berarti dengan terpaksa aku harus memesan gocar/grabcar menuju rumah dari stasiun rawabuntu. driver sore ini menyetel lagu Audy. cukup langka dalam ukuran selera, seorang laki2 dengan umur diatas 50tahun (kelihatannya) menyetel lagu2 Audy dan berdendang dalam denguman pelan, tapi tetap bisa aku dengar. sore dengan hujan adalah perpaduan sempurna dalam menciptakam macet yang berkepanjangan. dalam macet dan hujan, si bapak driver mengendarai mobilnya dengan sedikit kesal. "tskk, macet banget" gumamnya entah berguman sendiri atau menunggu respon yang sama padaku yang duduk canggung dibelakangnya sambil melihat kearah jendela samping. disela2 suara air yang jatuh di kap mobil, entah kenapa sore ini begitu terasa lambat. isi kepala bagaikan bisokop yang memutar potongan2 film usang. entah apa tujuannya semua itu. hanya membuat aku mengingat hal2 yang sebagian ingin aku lupakan dan kucoba kubur...

jangan jatuh cinta

Jatuh Cinta Berbahaya Bagi Penderita Jantung Jakarta – Jatuh cinta membuat jantung berdebar. Penelitian menunjukkan jatuh cinta bisa memberikan hal positif bagi kesehatan. Tapi bisa juga berbahaya bagi penderita jantung. Demikian diungkapkan Dr Reginald Ho, cardiac electrophysiologist dan asosiasi professor kedokteran Thomas Jefferson University Hospital di Philadelphia, Pennsylvania. Ho, melakukan penelitian tentang kerja hati dan otak saat jatuh cinta. “Kondisi tubuh agak mirip dengan detak jantung yang cepat saat berjalan di treadmill,” papar Ho, baru-baru ini. Cara kerjanya, otak mengirimkan sinyal ke kelenjar adrenal, yang mengeluarkan hormon seperti adrenalin, epinefrin dan norepinefrin. Kemudian mengalir melalui darah dan menyebabkan jantung berdebar lebih cepat dan lebih kuat. Ini agak mirip dengan detak jantung yang cepat saat berjalan di treadmill. Untuk orang dengan masalah jantung yang serius, cinta benar-benar bisa berbahaya, kata Ho. Itu karena saat detak meningkat, jantu...