Langsung ke konten utama

Postingan

Terimakasih Tuhan

Ternyata, seseorang yang saya amat harapkan itu.. yang sudah saya terima semua kekurangannya itu, yang sudah saya sayang dan cintai sepenuhnya itu.. tidaklah pantas mendapatkan semuanya itu. Dia berpaling demi seseorang  dan dengan mudahnya melupakan perasaan yang kami bangun bersama. Menjadi akrab dan intim dengan begitu cepatnya. Tidak memperdulikan perasaan kekasihnya.. Ya Tuhan terimakasih atas jawaban yang cepat ini. Ternyata jawabannya.. saya begitu terlalu berharga untuk memohon cinta dari seseorang yang tidak setia. Sudah cukup satu minggu di setiap malamnya, tangisan menjadi teman sampai terlelap di kesedihan yang mendalam.. Sekarang tinggal perih dan sakit hatinya yang harus di hilangkan. Tapi saya tidak akan pernah lupa dengan sakitnya. Saya sudah maafkan dan sekarang mencoba menerima dan mengiklaskan. Tapi maaf, sekali lagi.. saya tidak akan pernah melupakan bagaimana perih dan sakitnya hati yang terluka ini. Semoga saya berbahagia.

aku...kamu

Jadi, bagaimana mungkin perasaan seseorang akan berubah secepat itu? Saya bukan orang yang suka memaksa. Tapi dalam hal ini saya amat sangat memohon.. Jangan tinggalkan, jangan lupakan, jangan hancurkan, jangan berpaling, jangan menyerah, jangan pergi.... Menyedihkan sekali ya.. Ternyata saya tidak cukup indah dari satu pemandangan. Tidak cukup berharga dari keluarga. Tidak cukup menyenangkan dari sekedar teman2 baru. Ya. Saya banyak menuntut. Banyak menyinggung. Banyak cemburu. Banyak ngambek. Itu karena saya sudah banyak sayang. Banyak rindu. Banyak harapan. Tapi ternyata takaran banyak kita jauh sekali ya.. Terlalu timpang.... Sedih rasanya melihat orang yang kamu harapkan untuk hidup bersamanya. Tersenyum bukan karena kamu. Nyaman bukan dengan kamu. Tertawa bukan karna candaanmu. Menghabiskan waktu bukan denganmu dan merindu tidak kepadamu. Tapi lebih sedih lagi kalo dia bersamamu, tapi tidak bahagia.. Benar kata Paulo Coelho.. kamu harus mengerti kebebasan ketika ...

hilang

Rasanya seperti ada yang menarik jantung mu setiap kali mencoba bernafas.. Ada yang musuk kepalamu setiap kali membuka mata.. Dan seperti ada yang berteriak kesakitan setiap kali tersenyum memaksa.. Tidak ada yang lebih sakit dari kehilangan karna di tinggalkan. Di tinggalkan karna tidak diharapkan. Tidak diharapkan karena tidak dicintai. Tidak dicintai karena ternyata bukan aku orangnya..  (: 

just a happy life!

Udah lama banget gak ngeblog.. Banyak banget yang udah terjadi.. tapi gak jaih dari sakit hati sama patah hati. Hahahahahahaha Oia, minggu depan gw udah resign dari kantor convenience store ini. Padahal jujur sih, kerja disini enak. Temen2nya baik, kerjaannya bisa dikerjakan dengan baik dan bos jepang gw asiknya luar biasa. Mudah2an kehidupan di kantor baru akan semenyenangkan ini juga ya.. Pokoknya gw cuma pengen bahagia selamanya dan kalo bisa bahagia bersama dia yang kucinta selamanya. Hahahahahahaha Oia.. patah hati itu nyesek ya.. suer deh. Hahahahahahaha

R.i.n.d.u

Rindu itu menyiksa Ia membuka lebar luka Mendobrak gerbang air mata Parah.. Rindu itu candu Sakit dan pilu beradu Namun itu obatku Untuk tetap mengingatmu Rindu itu kamu.. sayangku.

Bimbang

Kenapa ini selalu saja datang Bukan keraguan, tapi karena bimbang Ini menyakitkan membuat sesak, sakit Kenapa saya tidak pernah puas dengan satu? Kenapa dua adalah favorite saya? Hati dan masa depan saya hanya satu Tapi hati ini terbelah Saya menyayangi semua, mencinta semua Saya memilih satu tapi hati ini memilih dua. Hati ini maunya apa? Selalu membuat perkara hati Selalu membuat sesak Selalu membuat sakit dan luka Tuhan.. tolong bersihkan hati ini. Sempitkan hati ini hanya untuk satu. Yakinkan hati ini hanya untuk satu. Jangan ada lagi luka untuk mereka Biar lukanya untuk saya saja. Sungguh biar saya saja yang menanggung semua luka dan sakit yang ada.. Sungguh