Langsung ke konten utama

Postingan

lara

Pagiku merana. Siangku kecewa. Senjaku hilang pesona. Malamku berkelam durja. Setiap senyum dan tawaku untuk menutupi teriakku. Sakitku. Rinduku. Laraku. Aku ingin memeluk waktu. Menjadikannya kaku hingga tidak dapat berlalu. Aku ingin beku. Ah.. bosan menjadi periang dan kuat. Tuhan selalu memberikan beban lebih bagi mereka. Cobaannya 4x lipat. Dasyat. Apakah Tuhan tau kalo sekarang aku sekarat?? Aku ingin mengeluh sampai semua luruh. Aku ingin berteriak sampai serak. Aku ingin mencaci sampai dengki. Aku ingin menjadi marah dengan parah. Tapi tidak. Ternyata bukan itu.. Aku hanya ingin kamu. Ingin kamu rasakan juga. Bahwa aku punya rasa... yang mungkin cinta. Kini.. Senjaku lara.

Last day

Selamat pagi Semesta. Kamu sedikit lebih sendu pagi ini. Berasa ikut sedih melepas hari terakhir di kantor ini :p Tapi udah ah.. gak mau sedih-sedih lagi. Sedih tuh kaya narkoba soalnya. Nyakitin tapi kadang bikin enak dan jadi candu. Sedih bikin jembatan antara otak dan hati runtuh. Sedih bikin  pikiran sempit. karena cuma ada diri lu sendiri dan kesedihan lu. Sedih bikin gak semangat bangun pagi dan bikin gak bisa terlelap di malam hari. Sedih bikin berat badan turun 5kg!!!! hahahahahahaha Semoga semua temen2 berbahagia ya. Jangan kangen sama gw ya, soalnya gw orangnya jarang kangenin orang yang kangen sama gw. Terimakasih buat semuanya yang telah hadir di hampir 2 tahun terakhir ini (:

obat

udah hampir 2 minggu. dan udah 5 kilo aja berat badan ilang. hahahahahaha gak selera makan. gak bisa makan. muntah2 terus. nanti beli obat penambah napsu makan deh.. sama vitamin supaya bisa segeran. soalnya sabtu nanti mau naik gunung lembu. lah kalo fisik masi kaya gini yang ada nanti pingsan pas naek gunung. oia, sekalian mau beli obat patah hati juga. ada gak, ya? hahahahahahahahaha

Terimakasih Tuhan

Ternyata, seseorang yang saya amat harapkan itu.. yang sudah saya terima semua kekurangannya itu, yang sudah saya sayang dan cintai sepenuhnya itu.. tidaklah pantas mendapatkan semuanya itu. Dia berpaling demi seseorang  dan dengan mudahnya melupakan perasaan yang kami bangun bersama. Menjadi akrab dan intim dengan begitu cepatnya. Tidak memperdulikan perasaan kekasihnya.. Ya Tuhan terimakasih atas jawaban yang cepat ini. Ternyata jawabannya.. saya begitu terlalu berharga untuk memohon cinta dari seseorang yang tidak setia. Sudah cukup satu minggu di setiap malamnya, tangisan menjadi teman sampai terlelap di kesedihan yang mendalam.. Sekarang tinggal perih dan sakit hatinya yang harus di hilangkan. Tapi saya tidak akan pernah lupa dengan sakitnya. Saya sudah maafkan dan sekarang mencoba menerima dan mengiklaskan. Tapi maaf, sekali lagi.. saya tidak akan pernah melupakan bagaimana perih dan sakitnya hati yang terluka ini. Semoga saya berbahagia.

aku...kamu

Jadi, bagaimana mungkin perasaan seseorang akan berubah secepat itu? Saya bukan orang yang suka memaksa. Tapi dalam hal ini saya amat sangat memohon.. Jangan tinggalkan, jangan lupakan, jangan hancurkan, jangan berpaling, jangan menyerah, jangan pergi.... Menyedihkan sekali ya.. Ternyata saya tidak cukup indah dari satu pemandangan. Tidak cukup berharga dari keluarga. Tidak cukup menyenangkan dari sekedar teman2 baru. Ya. Saya banyak menuntut. Banyak menyinggung. Banyak cemburu. Banyak ngambek. Itu karena saya sudah banyak sayang. Banyak rindu. Banyak harapan. Tapi ternyata takaran banyak kita jauh sekali ya.. Terlalu timpang.... Sedih rasanya melihat orang yang kamu harapkan untuk hidup bersamanya. Tersenyum bukan karena kamu. Nyaman bukan dengan kamu. Tertawa bukan karna candaanmu. Menghabiskan waktu bukan denganmu dan merindu tidak kepadamu. Tapi lebih sedih lagi kalo dia bersamamu, tapi tidak bahagia.. Benar kata Paulo Coelho.. kamu harus mengerti kebebasan ketika ...